Mempersiapkan Tempat Wisata Ramah Muslim


oleh F. Agustimahir


Hari kemarin saya berkesempatan untuk berkunjung ke Fujiten, salah satu tempat ski dan bermain salju di Yamanashi. Letaknya tepat berada di kaki gunung Fuji.


Dalam rangka mempersiapkan tempat wisata yang ramah muslim, Fujiten telah menyiapkan mushola di tempatnya mulai musim dingin tahun ini.

Mushola tersebut dibuat dengan memanfaatkan ruang yang semula adalah lorong menuju ke luar. Lorong tersebut ditutup dengan kerai. Mushola ini bisa digunakan oleh empat hingga lima orang sekaligus.



Saat ini belum ada tempat khusus untuk berwudhu, namun pihak pengelola menyediakan ember dan gayung untuk mempermudah wudhu di wastafel yang tersedia.

Untuk menggunakan mushola ini, silahkan hubungi bagian informasi terlebih dahulu ya.

Selain itu, Fujiten pun menyediakan makanan ramah muslim dan vegetarian karena tidak mengandung daging dan alkohol. Menu yang tersedia adalah spaghetti bolognaise, mapo tofu, dan kare sayuran. Menu ini menggunakan diolah dengan kedelai sebagai pengganti daging sehingga bisa dinikmati baik oleh muslim maupun vegetarian.




Selaras dengan semangat untuk memberikan kemudahan bagi wisatawan muslim, Pusat Warisan Dunia Gunung Fuji pun menyediakan mushola. Tempat ini merupakan museum tentang Gunung Fuji. Terbagi menjadi dua aula utama, yaitu aula utara (bangunan lama) dan aula selatan (bangunan baru).


Mushola ini terletak di lantai 2 aula utara. Mushola ini cukup sederhana, dibuat dengan memberikan sekat-sekat pembatas dan bisa digunakan oleh empat hingga lima orang sekaligus.

Sama dengan Fujiten, karena belum ada tempat khusus untuk berwudhu, museum ini menyediakan ember dan gayung di wastafel pria dan wanita untuk mempermudah wudhu.


Meski belum ada menu ramah muslim seperti di tempat sebelumnya, Pusat Warisan Dunia Gunung Fuji mempersilahkan ruang rapatnya untuk digunakan sebagai mushola yang lebih luas untuk rombongan wisatawan. Tentunya anda tidak bisa menggunakan ruangan ini secara mendadak, jadi mohon berikan pemberitahuan sebelum berkunjung agar tempatnya bisa dipersiapkan.


Mungkin ada yang tidak menyadari sejauh mana beberapa bisnis dan tempat tertentu di Jepang sedang berupaya untuk memberikan layanan yang begitu memudahkan bagi para wisatawan, namun sebagai seorang Muslim yang sedang tinggal di Jepang, saya merasa bersyukur atas perkembangan ini.



Instagram